Skip to main content

CONTACT ME


Me!
Aku tidak tahu kapan tepatnya aku mulai benar-benar menganggap menulis adalah duniaku. Namun yang pasti, aku mulai menulis novel pertamaku sejak aku masih duduk di bangku kelas tujuh sekolah menengah pertama. Aku ingat benar bagaimana aku menulis dengan sabar dan tanpa lelah di belasan buku yang beberapa masih kusimpan sampai sekarang. Aku ingat dengan jelas bagaimana dulu ibuku selalu mengomeliku karena aku menghabiskan banyak buku tulisku hanya untuk menulis cerita dan bukannya untuk pelajaran sekolah. Tapi aku tidak menyerah. Meski awalnya ibuku melarangku, aku tetap menulis—meskipun diam-diam—hingga akhirnya ibuku menyerah dan memahami. Seberapapun kerasnya beliau melarangku, aku tetap akan berakhir dengan buku dan sebuah bolpoin..plus ide-ide dalam kepalaku.

Terkadang, aku melarikan diri dari kesibukan dunia dengan menulis. Aku merasa sangat tenang dan damai ketika aku menemukan diriku berkutat dengan kata-kata dan imajinasi. Semua lelah dan perkara di dalam diriku lenyap seiring dengan tenggelamnya diriku dalam duniaku, dunia menulis.

Melalui tulisanku, aku mengabarkan setiap jengkal ide di dalam kepalaku kepada dunia luar. Meramunya dalam bentuk nyata, dalam kata. Aku menulis karena aku ingin. Aku menulis karena aku suka. Aku menulis karena aku. Bagiku menulis adalah lumbung kebahagiaan, seperti sahabat yang akan mendengarkan apapun yang kukeluhkan. Menulis memberiku kebahagiaan. Nyata dan tidak pernah ingkar.

Ketika aku tidak bisa bertutur lisan, aku berucap melalui tulisan. Dan seringnya, itu terjadi. Kuharap apa yang kutulis bisa membuat orang lain bahagia. Jika tidak, maka setidaknya aku yang bahagia. 

Contact Me :
E-mail         : xexaamoura@gmail.com
Twitter       : @amouraxexa
Facebook    :
 http://www.facebook.com/Ladyrose.Ochabilly
Google+     :
 https://plus.google.com/u/0/105244338169626940332


Semoga kalian semua menyukai kristal-kristal ide yang sekarang berwujud tulisanku yang telah, sedang atau akan kalian baca. Terima kasih.. aku menyayangi kalian yang mau meluangkan waktu untuk membaca kristal-kristal milikku. Kalian adalah semangatku.

Comments

  1. Halo Amoura Xexa, salam kenal.
    Tulisannya indah...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Fitri.. Salam kenal juga.

      Terima kasih ya :))

      Delete
  2. nyasar di blog ini seperti nyasar ke surga, banyak yang bisa dipelajari, trmksh untk smua karyanya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hae! Terima kasih banyak.

      Mari menyiptakan surga kita sendiri. Percaya, berusaha dan berdoa!

      Semangat! :))

      Delete
  3. Aku juga ingin seperti kakak deh tapi aku tidak pandai merangkai kata yang ada di pikiranku..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti bisa. Nyoba dulu pelan-pelan. Semua orang jelas punya potensi untuk merangkai kata jadi cerita, tinggal bagaimana cara kita menggembangkannya saja. :)

      Delete

Post a Comment

Menulis, Mendengarkan, Mencintai dan Berbicara

Popular posts from this blog

Half Vampire - Epilog

Akhirnyaaaa... aku bisa memposting Epilog Half Vampire. Ah aku lega dan juga sedih. Ini artinya perpisahan untuk Reven. Bagaimana ya? Aku tidak bisa kehilangan si duta anti move on yang satu ini. Tapi..tapi cerita ini harus berakhir. Memang begitu. *pasrah* Astaga astaga.. aku punya ide. REMEMBER US. Aku akan menulis short story tentang tokoh-tokoh HV. Siapapun dan dalam waktu yang berada di HV atau mungkin sebelum dan sesudah HV. Bisa saja minggu depan aku posting REMEMBER US : Rena – Reven. Cerita tentang bagaimana kisah mereka setelah HV selesai. Mungkin bakalan banyak adegan romantis. Muahahahhahaa *evil laugh* Abaikan. Kurasa aku tidak jago menulis cerita romantis. Mungkin jatuhnya aneh. Hahahha. Pokoknya REMEMBER US, isinya cerita-cerita tokoh HV. Nantikan ya.. bisa saja itu kisah bahagia Rena-Reven, atau malah kisahnya Reven-Noura. Mungkin Damis-Lyra juga menarik. Mereka pasangan yang unik. Oh oh tidak. Aku bicara banyak sekali. Baiklah.. langsung saja ya. Selamat membaca.. Salam @am…

Half Vampire - Berpisah

Halooo semuanya. Maaf membuat kalian menunggu lama untuk chapter terakhir yang sepertinya akan... emmm mengecewakan ini. Entahlah, aku hanya ingin membuat akhirnya jadi begini. Hahahahha. Well, tinggal epilog dan kita benar-benar akan berkata, "Selamat tinggal HV." Terima kasih untuk dukungan kalian, para pembaca, selama ini. HV, blog ini, dan aku.. bukan apa-apa tanpa kalian. Support terus dengan baca karya-karyaku yang lain ya dan tentunya, jika kalian mau, kalian bisa meninggalkan jejak dengan berkomentar di sini. So, happy reading all. :)) @amouraxexa

Half Vampire - Dua Kekuatan

Well, satu chapter tersisa dan sebuah epilog.  Kita semakin dekat menuju perpisahan dengan Half Vampire. Aku pasti akan sangat merindukan Reven nanti.  :')) Selamat membaca. @amouraxexa
***
Aku merasa tubuhku begitu ringan. Melayang diantara ketiadaan yang aneh. Sampai akhirnya aku bisa merasakan gravitasi, aku masih tidak yakin apa yang sebenarnya terjadi padaku. Cahaya-cahaya yang melingkupiku memudar. Digantikan sebentuk tempat yang kukenali dengan benar.

Remember Us - Yang Kembali

Aku mengerjap, mencoba mengetahui dimana sebenarnya aku berada. Tapi begitu aku membuka mataku, aku tahu bahwa aku tak akan pernah ingin menutupnya lagi. Bunga-bunga ungu yang hanya setinggi mata kakiku itu bergoyang-goyang tertiup angin dan mengelitiki kakiku yang telanjang. Gerakan serempaknya membuat bunga-bunga itu nampak menari dengan irama yang dilagukan angin. Hatiku terasa penuh. Hanya dengan berdiri di sini. Membiarkan angin yang sama menjamahiku. Menerbangkan helai-helai rambutku. Semua kenangan masa lalu tempat ini menyedotku dalam pusaran kebahagiaan yang tak berujung. Aku berbalik, dan di kejauhan, bisa kulihat kastil tua yang berdiri kokoh dan gagahnya dengan aura misterius yang kental. Kastil itu masih utuh. Masih persis sama seperti ketika aku mengingatnya, saat aku merangkak keluar dari salah satu jendelanya dan merusak rambatan sulur-sulur di salah satu sisinya. Saat aku mencoba kabur. Atau saat ketika aku berdiri di balkon lantai dua kastil itu. Semuanya masih sama.